Stok Terbatas di Tiga SPBU
Polres Gresik memeriksa ketersediaan Pertalite di sejumlah SPBU setelah muncul keluhan pasokan terbatas.
Dalam pemeriksaan di tiga SPBU di wilayah Kebomas, petugas menyebut stok Pertalite dan solar terbatas, bahkan habis di beberapa lokasi. Polisi menyatakan perubahan jalur pasokan dari Depo Surabaya ke Depo Tuban ikut berkaitan dengan kondisi itu.
Tiga Lokasi yang Dicek
Tiga lokasi yang didatangi adalah SPBU Petrokimia di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, SPBU Sentolang di Jalan Veteran, dan SPBU Veteran di Kecamatan Kebomas.
Pemeriksaan menggabungkan pemantauan stok dengan penelusuran dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Laporan Jatimnet terbit Jumat, 9 Oktober 2026. Penindakan yang disebut polisi berlangsung Selasa, 6 Oktober.
14 Orang dan 14 Motor
Polsek Kebomas mengamankan 14 orang bersama 14 sepeda motor bertangki modifikasi.
Polisi menduga kendaraan itu dipakai membeli Pertalite dalam jumlah lebih banyak, lalu memindahkannya ke wadah lain.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Mohammad Prasetyo, mengatakan BBM dipindahkan ke jeriken dan botol untuk dijual kembali di warung seharga Rp12.000 per liter.
Dugaan, Bukan Putusan
Keterangan itu menjelaskan dugaan yang sedang ditindaklanjuti aparat, tetapi tidak sama dengan putusan pengadilan atau penetapan kesalahan.
Menurut laporan, polisi mendata kendaraan dan meminta pemilik membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan. Pemilik juga diinstruksikan mengembalikan tangki ke bentuk semula.
Status penyidikan, pasal yang dikenakan, dan proses hukum lanjutan tidak dirinci, sehingga tidak bisa disimpulkan dari bahan yang ada.
Pengecekan Bertahap
Polres menyatakan pengecekan SPBU akan dilakukan bertahap untuk memantau ketersediaan BBM dan mencegah penyalahgunaan subsidi.
Bagi konsumen, informasi stok bisa berubah dari waktu ke waktu dan berbeda antarlokasi. Stok terbatas di SPBU yang diperiksa tidak berarti seluruh SPBU di Gresik kehabisan Pertalite.
Warga sebaiknya memakai saluran resmi operator atau pemerintah daerah untuk mengetahui kabar pasokan terbaru.
Dua Isu yang Bertemu
Peristiwa ini mempertemukan dua isu: distribusi energi yang terganggu dan pengawasan atas BBM bersubsidi.
Untuk memahami dampaknya, dibutuhkan informasi lanjutan soal pemulihan pasokan, lama gangguan, volume pasokan, dan mekanisme pengawasan di SPBU. Rilis yang tersedia belum memuat angka tersebut.
Kelangkaan di beberapa titik juga belum menjelaskan seberapa luas gangguan dirasakan pelanggan atau kapan pasokan kembali normal. Hingga data itu tersedia, laporan ini terbatas pada lokasi yang dicek dan keterangan aparat.
Tips bagi Konsumen
Saat pasokan terasa terbatas, konsumen disarankan tidak panik dan tidak membeli berlebihan. Pembelian berlebih justru dapat memperparah kekosongan di SPBU lain.
Membeli BBM dari penjual eceran juga membawa risiko soal takaran dan mutu, karena kualitasnya sulit dipastikan.
Bila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, warga dapat melaporkannya kepada aparat atau operator SPBU lewat kanal resmi agar bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur.



