Ratusan Pelajar Asia Tenggara Bahas Kesehatan Mental di ISYOUTH 2026

Oleh Redaksi 2 mnt baca
Ratusan Pelajar Asia Tenggara Bahas Kesehatan Mental di ISYOUTH 2026
Ilustrasi/Jatimverse.id

Konferensi Daring Lintas Negara

Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Asia Tenggara mengikuti Inspiring Summit for Youth (ISYOUTH) 2026 untuk membahas kesehatan mental remaja.

Konferensi daring ini berlangsung Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 08.30 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan diselenggarakan Kementerian Kesehatan bersama YPI Al Azhar Jawa Timur, didukung UNICEF Indonesia, dan difasilitasi Forum Anak Jatim.

Dari Gagasan ke Aksi Nyata

Tema acara, “My Voice, My Well-being, My Impact: From Ideas to Positive Action,” memberi ruang peserta berbagi gagasan.

Topik yang dibahas mencakup manajemen stres, dampak media sosial, pencegahan perundungan siber, serta cara membangun resiliensi.

Forum ini mempertemukan pelajar, pendidik, pemerintah, orang tua, komunitas, dan organisasi internasional dalam satu panggung.

Anak Muda sebagai Bagian Solusi

Tubagus Arie Rukmantara dari UNICEF Indonesia menekankan pentingnya lingkungan yang membuat anak merasa aman, didukung, dan didengar.

“Anak muda bagian dari solusi,” katanya.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono turut menyoroti peran sekolah dan pesantren sebagai lingkungan yang aman dan suportif.

Tantangan Dunia Digital

ISYOUTH tahun ini juga mengangkat tantangan digital seperti cyberbullying, ujaran kebencian, misinformasi, dan stres akibat media sosial.

Rangkaian program mencakup lomba storytelling dan poster bagi jenjang SD hingga SMP.

Ada pula Global Mental Health Innovation Challenge yang diikuti peserta mulai jenjang SD hingga SMA dan SMK.

Peserta dari Berbagai Negara

Laporan menyebut peserta berasal dari berbagai sekolah di Asia Tenggara, sementara pembicara datang dari Amerika Serikat, Belgia, Jepang, Filipina, dan Tiongkok.

Daftar itu menunjukkan cakupan narasumber acara, bukan representasi seluruh negara atau seluruh remaja di kawasan.

Tindak lanjut yang dapat dipantau adalah apakah gagasan peserta diterapkan lewat kegiatan sekolah, komunitas, atau program kesehatan remaja selanjutnya.

Kesehatan Mental Remaja Jadi Perhatian Global

Isu kesehatan mental remaja belakangan mendapat perhatian lebih luas di berbagai negara, termasuk Indonesia, seiring meningkatnya paparan media sosial.

Forum lintas negara seperti ISYOUTH memberi ruang bagi pelajar untuk berbagi pengalaman dan strategi menghadapi tekanan psikologis di usia sekolah.

Keterlibatan lembaga internasional seperti UNICEF menunjukkan isu ini dipandang penting melampaui batas satu negara saja.

Kegiatan semacam ini diharapkan dapat mendorong sekolah dan keluarga lebih peka terhadap tanda-tanda tekanan mental pada anak dan remaja.

Forum Anak Jatim sebagai salah satu penyelenggara diperkirakan akan menindaklanjuti hasil diskusi ISYOUTH melalui kegiatan di tingkat sekolah.

Partisipasi pelajar lintas negara dalam forum ini juga membuka peluang kolaborasi riset kesehatan mental remaja di masa depan.

Kementerian Kesehatan diperkirakan akan terus memperluas forum semacam ISYOUTH ke jenjang sekolah lain di berbagai provinsi pada tahun mendatang.

Guru dan orang tua yang mengikuti forum ini diharapkan dapat menerapkan pendekatan yang lebih terbuka terhadap keluhan kesehatan mental anak.

Wilayah: Surabaya Raya