Kebun Satwa Mini Tulungagung Akan Direvitalisasi

Oleh Redaksi 3 mnt baca
Ilustrasi kebun satwa mini di Tulungagung
Ilustrasi/Jatimverse.id

Kebun satwa mini di kompleks pendopo Tulungagung bakal mendapat wajah baru.

Pemkab Tulungagung menyiapkan anggaran Rp350 juta pada 2026 untuk memperbaiki fasilitas ini secara menyeluruh.

Pagar, Kandang, hingga Fasilitas Pengunjung

Penataan yang direncanakan mencakup perbaikan pagar, kandang satwa, dan fasilitas untuk pengunjung yang datang.

Dua kasuari yang ada di kebun satwa ini akan memperoleh kandang khusus yang lebih sesuai dengan kebutuhan hewan tersebut.

Kandang rusa juga direncanakan diperluas agar hewan punya ruang gerak yang lebih memadai.

Pekerjaan Dimulai Awal Oktober

Pekerjaan fisik dijadwalkan mulai awal Oktober dan diperkirakan berlangsung sekitar dua hingga dua setengah bulan.

Selama masa konstruksi, ada kemungkinan sebagian area kebun satwa tidak bisa diakses pengunjung seperti biasa.

Warga yang berencana berkunjung sebaiknya memantau informasi terbaru dari pengelola sebelum mendatangi lokasi.

Kenyamanan Satwa Jadi Prioritas

Kebun satwa mini ini selama ini berfungsi sebagai ruang rekreasi keluarga sekaligus sarana pengenalan satwa bagi anak-anak.

Karena itu, perubahan kandang perlu dilihat dari sisi kenyamanan hewan, bukan sekadar tampilan area yang lebih menarik secara visual.

Keamanan pengunjung saat berinteraksi dengan satwa juga jadi pertimbangan penting dalam desain kandang yang baru.

Jika revitalisasi ini berjalan sesuai rencana, warga Tulungagung dan sekitarnya bisa menikmati destinasi wisata keluarga yang lebih layak mulai akhir tahun ini.

Jatimverse.ID akan mengikuti perkembangan proses pembangunan hingga kebun satwa ini kembali dibuka untuk umum.

Pentingnya Standar Kesejahteraan Satwa

Revitalisasi kandang di kebun satwa mini idealnya mengikuti standar kesejahteraan hewan yang berlaku, termasuk ukuran ruang gerak dan akses ke tempat berteduh.

Kasuari dan rusa termasuk satwa yang butuh perhatian khusus soal suhu, kelembapan, dan pakan agar tetap sehat di lingkungan penangkaran.

Pengawasan dari dinas terkait maupun komunitas pencinta satwa biasanya turut dilibatkan untuk memastikan standar tersebut benar-benar diterapkan.

Dampak Positif bagi Wisata Lokal

Kebun satwa mini yang tertata rapi berpotensi menarik lebih banyak kunjungan keluarga, terutama pada akhir pekan dan musim liburan sekolah.

Peningkatan jumlah pengunjung juga bisa membuka peluang usaha kecil di sekitar lokasi, mulai dari kuliner hingga suvenir khas Tulungagung.

Warga berharap revitalisasi ini rampung tepat waktu sehingga kebun satwa bisa kembali dinikmati keluarga secepatnya.

Selama masa perbaikan, pengelola diharapkan tetap memberi informasi jelas kepada warga soal area mana saja yang masih bisa dikunjungi.

Revitalisasi ini juga jadi momentum menambah koleksi edukasi bagi pengunjung anak-anak yang datang bersama keluarga.

Pemkab Tulungagung diharapkan juga memikirkan rencana perawatan jangka panjang, bukan hanya perbaikan fisik yang bersifat sekali jalan.

Warga diharapkan bersabar menunggu selama proses pengerjaan berlangsung demi hasil yang lebih baik.

Pengumuman resmi soal tanggal pembukaan kembali akan disampaikan pengelola begitu pekerjaan selesai.

Wilayah: Mataraman