Pengelola Taman Wisata Alam Kawah Ijen menyatakan kunjungan wisata akan dibuka kembali pada 28 September.
Pembukaan ini mencakup aktivitas wisata, pendakian, penelitian, dan pendidikan yang sempat dihentikan.
Penutupan Sejak Awal September
Kawasan ini sebelumnya ditutup sejak 4 September akibat kebakaran hutan dan lahan.
Kepala TWA Kawah Ijen menyatakan bahwa penanganan darurat terkait kebakaran tersebut telah berakhir.
Jalur pendakian dan kawasan wisata telah melalui proses evaluasi sebelum diputuskan untuk dibuka kembali.
Tiket Daring Sudah Tersedia
Pemesanan tiket secara daring disebut telah tersedia sejak 25 September.
Wisatawan yang berencana berkunjung dapat mempersiapkan diri lebih awal melalui sistem pemesanan tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat mengatur arus kunjungan agar lebih tertib pada hari pembukaan kembali.
Status Aman Bukan Alasan Abaikan Perlengkapan
Pembukaan kembali kawasan ini tentu menjadi kabar baik bagi wisatawan maupun pelaku usaha di sekitar jalur pendakian.
Meski begitu, status aman yang diumumkan bukan berarti pengunjung boleh mengabaikan perlengkapan dasar pendakian.
Pengelola mengingatkan pentingnya membawa senter dan masker sebagai perlengkapan wajib.
Pakaian antidingin turut disarankan mengingat suhu di kawasan kawah yang cukup ekstrem.
Kebersihan kawasan tetap menjadi tanggung jawab bersama antara pengelola dan pengunjung.
Pengunjung juga diimbau membawa air minum dan bekal secukupnya karena fasilitas di sepanjang jalur pendakian masih terbatas.
Larangan menyalakan api unggun juga kembali ditegaskan mengingat kawasan baru saja pulih dari kebakaran.
Kondisi Pascakebakaran Masih Perlu Dihormati
Kondisi kawasan pascakebakaran disebut masih memerlukan penghormatan dari seluruh pengunjung.
Wisatawan diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas selama berada di jalur pendakian.
Pengumuman resmi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, akses reservasi yang benar, kuota, tarif, hingga jam masuk sebaiknya dicek langsung sebelum berangkat.
Status jalur juga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi cuaca maupun evaluasi lanjutan dari pengelola.
Dengan pembukaan kembali pada 28 September, wisatawan yang merindukan pesona Kawah Ijen kini dapat mulai merencanakan kunjungan mereka dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Ijen sebagai Ikon Wisata Lintas Kabupaten
Kawah Ijen selama ini menjadi salah satu ikon wisata alam yang membanggakan bagi warga Banyuwangi dan Bondowoso.
Fenomena blue fire dan panorama kawah belerang membuat kawasan ini terus diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Penutupan sementara akibat kebakaran hutan dan lahan tentu berdampak pada pelaku usaha di sekitar jalur pendakian.
Pedagang, porter, hingga penyedia jasa transportasi lokal turut merasakan dampak dari penutupan kawasan selama hampir sebulan ini.
Pembukaan kembali kawasan diharapkan dapat memulihkan aktivitas ekonomi warga sekitar yang bergantung pada sektor pariwisata.
Pengelola berharap wisatawan tetap menjaga kelestarian kawasan agar peristiwa kebakaran serupa tidak terulang di masa mendatang.



