Festival Drumband Pamekasan Buka Panggung Pembinaan dan Ruang Usaha Warga

Oleh Redaksi 3 mnt baca
Sejumlah pemain drumband berlatih di lapangan terbuka pada pagi hari.
Ilustrasi/Jatimverse.id

Festival Drumband Meriahkan Hari Jadi Pamekasan

Pamekasan menggelar festival drumband pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026.

Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan hari jadi kabupaten ke-496.

Festival berlangsung berkat kerja sama dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia.

Pesertanya datang dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga kategori umum.

Rute kegiatan dipilih dari depan Pendopo Budaya Wakil Bupati di Jalan Jokotole menuju depan SMAN 2 Pamekasan.

Apresiasi untuk Pemain yang Rutin Berlatih

Bupati Pamekasan Kholilurrahman membuka langsung kegiatan tersebut.

Ia menyebut festival ini sebagai penghargaan atas latihan para pemain selama ini.

Festival juga menjadi kesempatan mencari wakil daerah untuk kompetisi yang lebih luas.

“Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari apresiasi kami kepada para atlet drumband yang selama ini telah berlatih,” kata Kholilurrahman, Bupati Pamekasan.

Panggung Pembinaan, Bukan Sekadar Pertunjukan

Tujuan pembinaan membuat festival ini berbeda dari pertunjukan satu hari biasa.

Grup drumband memerlukan jadwal latihan, pelatih, peralatan, dan kesempatan tampil agar kemampuan anggotanya berkembang.

Panggung terbuka memberi pemain pengalaman menjaga tempo dan berkoordinasi di ruang bergerak.

Pemain juga belajar tampil percaya diri di hadapan penonton langsung.

Namun pemerintah daerah belum menyebut berapa grup yang ambil bagian dalam festival ini.

Proses pemilihan wakil Pamekasan untuk kompetisi yang lebih luas juga belum dijelaskan secara rinci.

Dua hal itu masih perlu diperjelas sebelum festival dikaitkan dengan hasil pembinaan tertentu.

Ruang Ekspresi di Tengah Kota

Rute yang melewati ruang publik memberi warga kesempatan menonton tanpa harus masuk gedung pertunjukan.

Bagi peserta usia sekolah, pengalaman ini memperluas ruang ekspresi di luar kelas.

Pengelola kegiatan dituntut memastikan rute tetap aman bagi semua pihak.

Akses warga di sepanjang rute juga harus tetap terjaga selama acara berlangsung.

Peserta dari berbagai kelompok usia pun perlu mendapat perlakuan yang adil di lapangan.

Pemkab belum merinci pengaturan lalu lintas atau jumlah petugas yang dikerahkan.

Karena itu, keberhasilan pengelolaan lapangan belum bisa dinilai dari informasi yang tersedia saat ini.

Peluang Usaha di Sepanjang Rute

Pemerintah kabupaten juga melihat potensi ekonomi di sekitar acara.

Bupati menyinggung peluang bagi pedagang kaki lima dan usaha mikro untuk melayani pengunjung.

Peluang ini masuk akal ketika keramaian terkonsentrasi pada satu jalur acara.

Namun besaran transaksi dan jumlah pelaku usaha yang memperoleh manfaat belum dilaporkan.

Dampak ekonomi festival perlu diukur melalui data pedagang atau penyelenggara, bukan disimpulkan hanya dari ramainya penonton.

Tiga Fungsi Ruang Kota dalam Satu Acara

Festival ini memperlihatkan tiga fungsi ruang kota dalam waktu yang sama.

Fungsi pertama sebagai panggung seni olahraga bagi anak muda.

Fungsi kedua sebagai sarana pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.

Fungsi ketiga sebagai tempat usaha bagi warga sekitar rute acara.

Agar manfaatnya bertahan, pemerintah daerah perlu menjelaskan tindak lanjut pembinaan ke depan.

Kriteria seleksi menuju kompetisi tingkat provinsi atau nasional juga perlu diumumkan secara terbuka.

Evaluasi akses bagi pedagang kecil turut menjadi catatan penting untuk penyelenggaraan berikutnya.

Dengan begitu, tahun depan festival memiliki ukuran keberhasilan yang lebih jelas daripada sekadar terlaksana dengan meriah.

Manfaat bagi Sekolah dan Pelatih

Sekolah dan komunitas dapat memakai hasil evaluasi festival untuk memperbaiki latihan ke depan.

Catatan penampilan bisa membantu pelatih menentukan kebutuhan alat dan penguatan teknik.

Pembagian peran pemain juga bisa disusun lebih baik berdasarkan evaluasi tersebut.

Informasi semacam itu belum tercantum dalam keterangan resmi penyelenggara saat ini.

Karena itu, hal tersebut belum dapat dinyatakan sebagai hasil pasti dari festival tahun ini.

Wilayah: Madura