Santri Tanam Seribu Pohon di Pesantren Malang, Hasil Perawatan Masih Ditunggu

Oleh Redaksi 3 mnt baca
Pemuda Indonesia menanam bibit pohon di kebun, dengan tangan dan tanah sebagai fokus.
Ilustrasi/Jatimverse.id

Penanaman Pohon di Lingkungan Pesantren

Peserta Perkemahan Pramuka Santri Nusantara 2026 mengikuti kegiatan penanaman pohon di lingkungan Pesantren An Nur II Al Murtadlo, Kabupaten Malang.

Kegiatan penghijauan ini berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026.

Kegiatan dilaporkan mencakup seribu pohon dan melibatkan peserta dari berbagai kontingen.

Dipimpin Gubernur dan Dirjen Pesantren

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin kegiatan ini bersama Direktur Jenderal Pesantren Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag.

Setiap kontingen menyiapkan dua santri putra dan putri yang didampingi pimpinan kontingen dalam pelaksanaan penanaman.

Kutipan Ketua Kontingen PPSN Aceh

“Kami mendukung penuh program penghijauan ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga lingkungan,” kata Dr. H. Rakhmad Mulyana, S.Ag., M.Si., Ketua Kontingen PPSN Aceh.

Lebih dari Sekadar Menanam

Sudut perkembangan hari ini adalah keterlibatan santri dalam penghijauan.

Jumlah pohon yang dilaporkan menunjukkan skala kegiatan penanaman, bukan jumlah pohon yang sudah terbukti tumbuh setelah perkemahan berakhir.

Kegiatan semacam ini memberi kesempatan menghubungkan pembelajaran dengan tindakan yang dapat dilihat langsung.

Peserta tidak hanya mendengar pesan soal kepedulian lingkungan, tetapi ikut menempatkan bibit di lahan.

Pertanyaan yang Masih Terbuka

Tindakan awal ini masih perlu dibedakan dari keberlanjutan hasilnya.

Pohon yang ditanam hari ini belum bisa dinilai keberhasilan pertumbuhannya pada hari yang sama.

Pertanyaan konkret ke depan adalah siapa yang merawat lokasi, bagaimana pembagian tanggung jawab setelah peserta pulang, dan kapan kondisi tanaman diperiksa kembali.

Jawaban atas pertanyaan itu akan menjelaskan apakah kegiatan ini mempunyai kesinambungan.

Dokumentasi Penanaman dan Pemeliharaan

Sebagai gambaran, dokumentasi penanaman biasanya menunjukkan jumlah bibit dan keterlibatan peserta.

Catatan pemeliharaan nantinya akan menjelaskan pekerjaan sesudah penanaman.

Pemeriksaan berikutnya dapat menunjukkan tanaman yang bertahan.

Ketiga jenis informasi ini menjawab pertanyaan yang berbeda-beda.

Ruang Pertemuan Santri Lintas Daerah

Bagi masyarakat Malang, lokasi kegiatan ini menempatkan daerah tersebut sebagai ruang pertemuan santri dari berbagai wilayah.

Keterlibatan kontingen dari luar Jawa Timur tetap diberitakan dengan lokasi kejadian di Malang, bukan dipindahkan ke daerah asal peserta.

Penentuan lokasi ini membantu pembaca memahami di mana kegiatan berlangsung.

Kabar yang Sudah Dipastikan

Kabar yang telah dipastikan hari ini adalah penanaman pada 5 Oktober beserta dukungan pimpinan kontingen.

Nilai jangka panjangnya masih memerlukan pemantauan lanjutan.

Pemberitaan berikutnya dapat kembali ke lokasi untuk memeriksa pertumbuhan dan perawatan.

Dengan begitu, komitmen lingkungan ini mempunyai ukuran yang lebih jelas daripada sekadar jumlah peserta atau banyaknya bibit pada acara awal.

Kegiatan penghijauan semacam ini umumnya menjadi bagian dari agenda tahunan perkemahan pramuka santri yang mempertemukan kontingen lintas provinsi.

Keterlibatan unsur pesantren dalam kegiatan lingkungan juga sering dikaitkan dengan upaya menanamkan kebiasaan peduli alam sejak usia muda.

Wilayah: Malang Raya