Anggota DPRD Jawa Timur Hadi Setiawan turun langsung menemui petani di Kabupaten Kediri.
Pertemuan itu digelar dalam rangkaian peringatan Hari Tani Nasional.
Kebutuhan Petani Terungkap dalam Dialog
Dalam dialog tersebut, sejumlah kebutuhan mendesak petani mengemuka.
Pupuk, benih unggul, dan obat pertanian menjadi keluhan yang paling sering disebut.
Selain itu, petani juga menyoroti kondisi irigasi yang belum merata di beberapa titik lahan.
Kebutuhan sumur bor turut disampaikan sebagai solusi alternatif saat musim kemarau.
Panitia kegiatan membagikan 150 paket sembako kepada petani yang hadir sebagai bentuk apresiasi.
Harapan agar Bantuan Merata
Perwakilan petani, Ahmad Sholeh, menyampaikan harapannya agar bantuan sektor pertanian disalurkan lebih merata.
Ia mengusulkan agar penyaluran dilakukan secara bergilir apabila tidak memungkinkan diberikan sekaligus kepada semua petani.
Usulan ini muncul karena selama ini bantuan kerap dirasakan menumpuk pada kelompok tertentu saja.
Bukan Sekadar Kunjungan Seremonial
Pertemuan semacam ini biasanya menjadi awal dari proses yang lebih panjang di tingkat legislatif.
Pertanyaan besarnya adalah apakah daftar kebutuhan petani ini akan diterjemahkan menjadi usulan anggaran nyata.
Pengawasan pelaksanaan program pertanian di lapangan juga menjadi bagian yang tidak kalah penting.
Koordinasi dengan perangkat daerah terkait turut menentukan apakah aspirasi ini akan berbuah kebijakan.
Air tetap menjadi perhatian utama karena jaringan irigasi dan sumur bor langsung berkaitan dengan ketersediaan pasokan untuk lahan pertanian.
Perlu Tindak Lanjut Konkret
Hingga saat ini, belum ada jadwal pasti terkait pembangunan irigasi baru di wilayah tersebut.
Nilai anggaran maupun keputusan penyaluran bantuan juga belum diumumkan secara resmi.
Warga Kabupaten Kediri, khususnya para petani, kini menunggu apakah aspirasi yang disampaikan akan berlanjut menjadi kebijakan konkret.
Lokasi desa dan dapil yang menjadi cakupan kerja Hadi Setiawan turut menjadi hal yang perlu diperjelas ke depan.
Jumlah petani yang hadir dalam pertemuan tersebut juga menjadi catatan penting bagi pemantauan lanjutan.
Dokumen tindak lanjut dari aspirasi ini akan menentukan apakah kebutuhan petani benar-benar direspons secara nyata oleh wakil rakyat di Jawa Timur.
Pertanian Tetap Jadi Andalan Kediri
Kabupaten Kediri selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pertanian di kawasan Mataraman.
Sawah dan ladang di wilayah ini menjadi sumber penghidupan bagi ribuan keluarga petani setiap musim tanam.
Karena itu, isu ketersediaan air irigasi selalu menjadi perhatian utama warga menjelang maupun selama masa tanam.
Momentum Hari Tani Nasional sering dimanfaatkan berbagai pihak untuk menyuarakan persoalan yang dihadapi petani di lapangan.
Dialog seperti yang dilakukan Hadi Setiawan diharapkan tidak berhenti sebagai simbol tahunan semata.
Warga berharap ada mekanisme pemantauan yang jelas agar setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar sampai ke tahap pembahasan anggaran daerah.



