Tempat Berhenti bagi Pekerja Jalanan
Polres Mojokerto menyediakan shelter istirahat gratis bagi pengemudi transportasi daring. Fasilitas ini dikaitkan dengan perlindungan pekerja jalanan dan keselamatan di jalur Pacet yang ramai menuju kawasan wisata pegunungan.
Pengemudi daring bekerja dengan jam yang tidak selalu tetap. Mereka menunggu pesanan, menempuh jarak antarkecamatan, dan sering berada di jalan ketika cuaca berubah.
Shelter memberi ruang untuk berhenti tanpa harus memaksakan perjalanan saat tubuh lelah.
Syarat Shelter yang Bermanfaat
Tempat istirahat yang berguna perlu memenuhi kebutuhan dasar: tempat duduk, perlindungan dari hujan dan panas, akses air, penerangan, serta posisi yang tidak mengganggu lalu lintas.
Lokasinya juga harus mudah dimasuki dan ditinggalkan tanpa manuver berbahaya.
Keberhasilan shelter bisa diukur lewat jumlah pengguna, jam ramai, kondisi fasilitas, dan masukan pengemudi. Bila sepi, lokasi atau layanan perlu dievaluasi. Bila ramai, pengelola harus menjaga kebersihan dan mencegah parkir meluber ke badan jalan.
Perlindungan Pekerja dan Perpres 27/2026
Rilis kepolisian mengaitkan perlindungan pengemudi dengan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi daring. Aturan itu disebut mencakup jaminan sosial, BPJS Kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, dan pembagian pendapatan yang lebih adil.
Fasilitas fisik tidak menggantikan pelaksanaan hak tersebut. Pengemudi butuh penjelasan soal pendaftaran, iuran, cakupan perlindungan, dan cara mengajukan klaim.
Pemerintah dan platform perlu menyediakan prosedur yang benar-benar bisa dipakai, bukan sekadar menyebut nama program.
Waspada di Tikungan Gotekan
Polres Mojokerto juga menyinggung jalur penyelamat di tikungan Gotekan, Pacet, bagi kendaraan yang mengalami rem blong. Keberadaannya menunjukkan tingginya perhatian pada risiko turunan.
Pengendara roda dua tetap harus memeriksa rem, ban, dan kondisi tubuh sebelum masuk jalur tersebut. Pemeriksaan kendaraan ringan di shelter pada waktu tertentu bisa membantu: tekanan ban, fungsi rem, dan lampu adalah hal penting di jalur menurun.
Layanan itu tidak harus mengubah shelter menjadi bengkel. Cukup membantu pengemudi mengenali kerusakan sebelum melanjutkan perjalanan.
Libatkan Komunitas Pengemudi
Pengemudi daring punya mobilitas luas dan sering menjadi saksi awal kecelakaan atau gangguan keamanan. Polisi mendorong mereka membantu menyampaikan informasi.
Peran itu harus sukarela dan tidak boleh menempatkan pengemudi pada risiko berhadapan dengan pelaku atau kejadian berbahaya.
Komunitas pengemudi dapat dilibatkan dalam pengelolaan tanpa dibebani seluruh biaya. Mereka paling tahu jam penggunaan, kebutuhan fasilitas, dan persoalan di jalur. Masukan rutin membantu menentukan perlu tidaknya titik pengisian daya, kotak pertolongan pertama, atau informasi cuaca.
Shelter gratis di Pacet adalah langkah praktis bagi pekerja yang mengandalkan jalan sebagai ruang kerja. Nilainya makin kuat bila terhubung dengan edukasi keselamatan, perlindungan sosial, dan kanal pengaduan.
Kolaborasi dengan platform transportasi juga layak dipertimbangkan, misalnya untuk menyebarkan informasi lokasi shelter lewat aplikasi agar pengemudi dari luar kota tahu tempat berhenti yang aman.



