Polda Jawa Timur melepas Irjen Pol Pasma Royce dalam acara pergantian tugas pada 8 Oktober 2026.
Pasma Royce selanjutnya akan menjabat sebagai Kapolda Bali, meninggalkan posisinya sebagai Wakapolda Jawa Timur.
Dua Tahun Menjabat di Jatim
Pasma Royce telah menjabat sebagai Wakapolda Jawa Timur sejak September 2024.
Profil jabatan ini relevan bagi publik bila dihubungkan dengan tanggung jawabnya, bukan sekadar seremoni personal semata.
Jejak di Polrestabes Surabaya
Sebelum menjabat Wakapolda Jatim, Pasma Royce pernah memimpin Polrestabes Surabaya.
Warga Jawa Timur perlu mengetahui siapa pemegang kewenangan baru serta bagaimana transisi komando ini akan dilakukan selanjutnya.
Menuju Kapolda Bali
Perpindahan tugas yang diumumkan mengarahkan Pasma Royce ke jabatan Kapolda Bali.
Program kerja lama tidak otomatis berlanjut begitu saja; indikator dan tenggat program perlu dikonfirmasi ulang kepada pejabat pengganti.
Acara Seremonial, Agenda Kerja Belum Rinci
Acara institusional ini menandai serah terima tanggung jawab antarpejabat di lingkungan Polda Jawa Timur.
Rilis resmi belum merinci agenda kerja pejabat pengganti yang akan menempati posisi Wakapolda Jawa Timur.
Evaluasi kinerja ke depan harus menggunakan data layanan dan penanganan perkara, bukan sekadar pujian seremoni pelepasan.
Kata Kapolda Jawa Timur
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan penghargaannya atas pengabdian Pasma Royce.
“Sejak September 2024, Bapak Pasma Royce telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Polda Jawa Timur sebagai Wakapolda. Sebelumnya, beliau juga telah memberikan pengabdian yang kuat saat menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto, Kapolda Jawa Timur.
Kesinambungan Layanan Jadi Sorotan
Perubahan pimpinan semacam ini perlu dibaca dari sisi kesinambungan layanan, penegakan hukum, dan program yang sedang berjalan di Jawa Timur.
Liputan lanjutan akan menguji prioritas kerja pejabat baru tanpa berspekulasi mengenai alasan di balik keputusan mutasi tersebut.
Mutasi sebagai Hal Rutin di Lingkungan Polri
Pergantian jabatan tinggi di lingkungan Polri merupakan bagian dari siklus organisasi yang berjalan secara berkala setiap tahun.
Pola mutasi semacam ini umumnya mempertimbangkan kebutuhan organisasi, jenjang karier, serta evaluasi kinerja pejabat yang bersangkutan.
Publik umumnya menantikan sosok pengganti yang mampu melanjutkan sekaligus memperbaiki capaian kerja periode sebelumnya.
Harapan Warga Jawa Timur
Warga Jawa Timur berharap pergantian pimpinan ini tidak mengganggu kesinambungan program keamanan dan ketertiban yang sedang berjalan.
Isu-isu seperti penanganan kriminalitas, lalu lintas, dan pelayanan publik kepolisian menjadi perhatian utama yang diharapkan tetap berjalan tanpa hambatan.
Transisi kepemimpinan yang mulus akan menjadi indikator awal keberhasilan pejabat pengganti dalam menjalankan tugasnya di Jawa Timur.
Jabatan Kapolda Bali yang akan diisi Pasma Royce juga memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait pengamanan kawasan wisata internasional.



